Kiat-Kiat Menulis Karya Ilmiah yang Bebas Plagiasi Bertopik Gizi


Farah Anisah Nurhasana
D4 Gizi 1B (P17111183080)
anisah.farah17@gmail.com

            Karya ilmiah adalah laporan tertulis hasil dari suatu penelitian oleh seseorang atau kelompok yang sesuai dengan kaidah keilmuan dan mempunyai daftar rujukan. Menurut Widyartono (2015:2), karya ilmiah mahasiswa dapat berupa artikel, makalah, skripsi, tesis, dan disertasi. Namun, dalam proses pembuatan karya ilmiah terdapat plagiasi baik secara sengaja maupun tidak sengaja.
            Plagiat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah “pengambilan karangan (pendapat dan sebagainya) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan (pendapat dan sebagainya) sendiri, misalnya menerbitkan karya tulis orang lain atas nama dirinya sendiri; jiplakan”. Sedangkan menurut Widyartono (2015:7), plagiarisme penyajian terjadi adanya tulisan yang sama dalam kesempatan yang berbeda tanpa menyebutkan asal-usulnya. Plagiasi terjadi karena beberapa hal. Menurut Widyartono (2015:7), plagiasi terjadi karena ketidaktahuan dalam pengolahan informasi, lupa mencantumkan daftar isi, dan sengaja mengambil karya orang lain.
            Untuk menulis karya ilmiah yang bebas plagiasi bertopik gizi, harus dilakukan dengan baik dan benar. Penulisan karya yang baik harus sesuai dengan etika, dan penulisan karya yang benar sesuai dengan kaidah kebahasaan. Memahami topik pembahasan tentang gizi sangat penting agar lebih mudah dalam mengerjakan karya ilmiah gizi. Selain itu terdapat kiat-kiat menulis karya ilmiah yang bebas plagiasi bertopik gizi, yaitu menggunakan sumber informasi yang terpercaya, penulisan kutipan, dan pemeriksaan plagiasi.
            Pertama, menggunakan sumber informasi yang terpercaya. Dalam mencari bahan dari karya ilmiah tentang gizi, selain dari buku gizi maupun ensiklopedia gizi, dapat digunakan sumber online seperti google scholar (scholar.google.co.id), garuda ristekdikti (garuda.ristekdikti.go.id), researchgate (researchgate.net) dan Directory of Open Access Journals (doaj.org). Menurut Fachruddin (2015:36), menggunakan acuan dari internet yang terpercaya dapat dilakukan dengan mengakses tulisan yang berupa artikel atau jurnal yang telah diterbitkan 5 tahun terakhir dan tidak boleh mengambil acuan yang berupa blogspot dan wikipedia.
            Kedua, menggunakan kutipan. Menurut Wasmana (2018:6) kutipan yang digunakan dalam karya tulis ilmiah ada dua jenis yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Kutipan langsung merupakan pernyataan yang kita tulis dalam karya tulis ilmiah susunan kalimat aslinya tanpa mengalami perubahan sedikit pun. Kutipan tak langsung merupakan kutipan pendapat atau pernyataan orang lain dengan melakukan perubahan kalimat yang dikutip disesuaikan dengan bahasa penulis itu sendiri.
            Ketiga, melakukan pemeriksaan plagiasi. Setelah hasil karya ilmiah tentang gizi selesai, dapat melakukan aplikasi pemeriksaan plagiasi seperti Viper Anti-Plagiarism Checker, Plagtracker, Plagarism Detector, dan Turnitin (Afdhal, Chalis, dan Ghani, 2014:196). Menurut Afdhal, Chalis, dan Ghani (2014:196), manfaat utama dari penggunaan aplikasi tersebut adalah untuk mengecek tingkat similaritas atau kesamaan antara suatu karya ilmiah dibandingkan dengan karya ilmiah lainnya, sehingga dapat dilakukan pencegahan dini terhadap terjadinya plagiasi.
            Dengan melakukan kiat-kiat menulis karya ilmiah yang bebas plagiasi bertopik gizi, dapat mengurangi tingkat plagiasi dalam menulis karya ilmiah sehingga hak cipta seseorang dapat dihargai.




Daftar Rujukan

Fachruddin, S. (2015, Desember). Penulisan Ilmiah. Diakses  9 Oktober 2018, dari https://www.researchgate.net/publication/298787403_Penulisan_Ilmiah
Wasmana. (2018, Maret). Modul Penulisan Karya Ilmiah. Diakses 9 Oktober 2018, dari https://dosen.ikipsiliwangi.ac.id/wp-content/uploads/sites/6/2018/03/MODUL-PENULISAN-KARYA-TULIS-ILMIAH.pdf
Widyartono, D. 2015. Panduan Menulis Karya Ilmiah di Perguruan Tinggi Edisi Revisi. Malang:Universitas Negeri Malang.
Widyartono, D. 2015. Model Pembelajaran Menulis Kutipan Berbasis Blended Learning. Disajikan pada Seminar and launching Asosiasi Dosen Bahasa            dan Sastra Indonesia (ADOBSI), Syrakarta 25 April.
Widyartono, D. 2015. Impelementasi Pindai Plagiasi Secara Sambung Jaring  pada Karya Tulis Ilmiah Siswa SMA. Disajikan pada SeminarInternasional Riksa Bahasa IX Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, 26 November.

Afdhal., Chalis,Taufan., dan Ghani, Taufiq A.2014. Analisa Perbandingan Aplikasi Pendeteksi Plagiat terhadap Karya Ilmiah. Disajikan pada Seminar Nasional dan Expo Teknik Elektro, 19-20 Agustus.

Komentar